Selasa, 15 November 2016

DAMPAK PLASTIK TERHADAP LINGKUNGAN

Dampak Plastik Terhadap Lingkungan

sampah22Dampak plastik terhadap lingkungan merupakan akibat negatif yang harus ditanggung alam karena keberadaan sampah plastik. Dampak ini ternyata sangat signifikan. Kemarin sayatelah mengupload postingan tentang Bahaya Kemasan Plastik dan Kresek Post kali ini lebih menyoroti bahaya limbah plastik terhadap lingkungan.
Sebagaimana yang diketahui, plastik yang mulai digunakan sekitar 50 tahun yang silam, kini telah menjadi barang yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Diperkirakan ada 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun, dan 14 juta pohon ditebang.
Konsumsi berlebih terhadap plastik, pun mengakibatkan jumlah sampah plastik yang besar. Karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable). Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun hingga dapat terdekomposisi (terurai) dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laut, bahkan udara.
Kantong plastik terbuat dari penyulingan gas dan minyak yang disebut ethylene. Minyak, gas dan batu bara mentah adalah sumber daya alam yang tak dapat diperbarui. Semakin banyak penggunaan palstik berarti semakin cepat menghabiskan sumber daya alam tersebut.
Fakta tentang bahan pembuat plastik, (umumnya polimer polivinil) terbuat dari polychlorinated biphenyl (PCB) yang mempunyai struktur mirip DDT. Serta kantong plastik yang sulit untuk diurai oleh tanah hingga membutuhkan waktu antara 100 hingga 500 tahun. Akan memberikan akibat antara lain:
  • Tercemarnya tanah, air tanah dan makhluk bawah tanah.
  • Racun-racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing.
  • PCB yang tidak dapat terurai meskipun termakan oleh binatang maupun tanaman akan menjadi racun berantai sesuai urutan rantai makanan.
  • Kantong plastik akan mengganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah.
  • Menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu meyuburkan tanah.
  • Kantong plastik yang sukar diurai, mempunyai umur panjang, dan ringan akan mudah diterbangkan angin hingga ke laut sekalipun.
  • Hewan-hewan dapat terjerat dalam tumpukan plastik.
  • Hewan-hewan laut seperti lumba-lumba, penyu laut, dan anjing laut menganggap kantong-kantong plastik tersebut makanan dan akhirnya mati karena tidak dapat mencernanya.
  • Ketika hewan mati, kantong plastik yang berada di dalam tubuhnya tetap tidak akan hancur menjadi bangkai dan dapat meracuni hewan lainnya.
  • Pembuangan sampah plastik sembarangan di sungai-sungai akan mengakibatkan pendangkalan sungai dan penyumbatan aliran sungai yang menyebabkan banjir.
Sebagai tambahan pemahaman, saya beberkan beberapa fakta yang berkaitan dengan sampah plastik dan lingkungan:
  • Kantong plastik sisa telah banyak ditemukan di kerongkongan anak elang laut di Pulau Midway, Lautan Pacific
  • Sekitar 80% sampah dilautan berasal dari daratan, dan hampir 90% adalah plastik.
  • Dalam bulan Juni 2006 program lingkungan PBB memperkirakan dalam setiap mil persegi terdapat  46,000 sampah plastik mengambang di lautan.
  • Setiap tahun, plastik telah ’membunuh’ hingga 1 juta burung laut, 100.000 mamalia laut dan ikan-ikan yang tak terhitung jumlahnya.
  • banyak penyu di kepulauan seribu yang mati karena memakan plastik yang dikira ubur-ubur, makanan yang disukainya.
Untuk menanggulangi sampah plastik beberapa pihak mencoba untuk membakarnya. Tetapi proses pembakaran yang kurang sempurna dan tidak mengurai partikel-partikel plastik dengan sempurna maka akan menjadi dioksin di udara. Bila manusia menghirup dioksin ini manusia akan rentan terhadap berbagai penyakit di antaranya kanker, gangguan sistem syaraf, hepatitis, pembengkakan hati, dan gejala depresi.
Terus gimana, dong?. Kita memang tidak mungkin bisa menghapuskan penggunaan kantong plastik 100%, tetapi yang paling memungkinkan adalah dengan memakai ulang plastik (reuse), mengurangi pemakaian plastik (reduce), dan mendaur ulang (recycle). Terakhir, mungkin perlu regulasi dari pemerintah untuk meredam semakin meningkatnya penggunaan plastik.
Baca juga:

DAMPAK KEBAKARAN HUTAN

Dampak Kebakaran Hutan

Dampak yang ditimbulkan kebakaran hutan ternyata sangat kompleks. Kebakaran hutan tidak hanya berdampak terhadap ekologi dan mengakibatkan kerusakan lingkungan saja. Namun dampak dari kebakaran hutan ternyata mencakup bidang-bidang lain.
Menurut Rully Syumanda (2003), menyebutkan ada 4 aspek yang terindikasi sebagai dampak dari kebakaran hutan. Keempat dampak tersebut mencakup dampak terhadap kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi, dampak terhadap ekologis dan kerusakan lingkungan, dampak terhadap hubungan antar negara, serta dampak terhadap perhubungan dan pariwisata.
Dampak Terhadap Sosial, Budaya, dan Ekonomi. Kebakaran hutan memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi yang diantaranya meliputi:
  1. Terganggunya aktivitas sehari-hari; Asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan secara otomatis mengganggu aktivitas manusia sehari-hari, apalagi bagi yang aktivitasnya dilakukan di luar ruangan.
  2. Menurunnya produktivitas; Terganggunya aktivitas manusia akibat kebakaran hutan dapat mempengaruhi produktivitas dan penghasilan.
  3. Hilangnya sejumlah mata pencaharian masyarakat di dan sekitar hutan; Selain itu, bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari mengolah hasil hutan, dengan terbakarnya hutan berarti hilang pula area kerja (mata pencarian).
  4. Meningkatnya hama; Kebakaran hutan akan memusnahkan sebagian spesies dan merusak kesimbangan alam sehingga spesies-spesies yang berpotensi menjadi hama tidak terkontrol. Selain itu, terbakarnya hutan akan membuat sebagian binatangkehilangan habitat yang kemudian memaksa mereka untuk keluar dari hutan dan menjadi hama seperti gajahmonyet, dan binatang lain.
  5. Terganggunya kesehatan; Kebakaran hutan berakibat pada pencemaran udara oleh debu, gas SOx, NOx, COx, dan lain-lain dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan manusia, antara lain infeksi saluran pernafasan, sesak nafas, iritasi kulit, iritasi mata, dan lain-lain.
  6. Tersedotnya anggaran negara; Setiap tahunnya diperlukan biaya yang besar untuk menangani (menghentikan) kebakaran hutan. Pun untuk merehabilitasi hutan yang terbakar serta berbagai dampak lain semisal kesehatan masyarakat dan bencana alam yang diambilkan dari kas negara.
  7. Menurunnya devisa negara. Hutan telah menjadi salah satu sumber devisa negara baik dari kayu maupun produk-produk non kayu lainnya, termasuk pariwisata. Dengan terbakarnya hutan sumber devisa akan musnah. Selain itu, menurunnya produktivitas akibat kebakaran hutan pun pada akhirnya berpengaruh pada devisa negara.
Kebakaran Hutan
Dampak kebakaran hutan sangat komplek
Dampak Terhadap Ekologis dan Kerusakan Lingkungan. Kebakaran hutan memberikan dampak langsung terhadap ekologi dan lingkungan yang diantaranya adalah:
  1. Hilangnya sejumlah spesies; selain membakar aneka flora, kebakaran hutan juga mengancam kelangsungan hidup sejumlah binatang. Bebrabagai spesies endemik(tumbuhan maupun hewan) terancam punah akibat kebakaran hutan.
  2. Erosi; Hutan dengan tanamannya berfungsi sebagai penahan erosi. Ketika tanaman musnah akibat kebakaran hutan akan menyisakan lahan hutan yang mudah terkena erosi baik oleh air hujan bahkan angin sekalipun.
  3. Alih fungsi hutan; Kawasan hutan yang terbakar membutuhkan waktu yang lama untuk kembali menjadi hutan. Bahkan sering kali hutan mengalami perubahan peruntukan menjadi perkebunan atau padang ilalang.
  4. Penurunan kualitas air; Salah satu fungsi ekologis hutan adalah dalam daur hidrologis. Terbakarnya hutan memberikan dampak hilangnya kemampuan hutan menyerap dan menyimpan air hujan.
  5. Pemanasan global; Kebakaran hutan menghasilkan asap dan gas CO2 dan gas lainnya. Selain itu, dengan terbakarnya hutan akan menurunkan kemampuan hutan sebagai penyimpan karbon. Keduanya berpengaruh besar pada perubahan iklim dan pemansan global.
  6. Sendimentasi sungai; Debu dan sisa pembakaran yang terbawa erosi akan mengendap di sungai dan menimbulkan pendangkalan.
  7. Meningkatnya bencana alam; Terganggunya fungsi ekologi hutan akibat kebakaran hutan membuat intensitas bencana alam (banjir, tanah longsor, dan kekeringan) meningkat.

pemanfatan rawa rawa

Rawa-Rawa : Pengertian, Ciri-ciri dan Manfaatnya





Hasil gambar untuk pemanfaatan rawa rawa







Advertisement
Bumi merupakan sebuah planet di tata surya  yang menjadi satu- satunya planet yang dapat dhuni oleh makhluk hidup, yakni manusia, binatang, tumbuh- tumbuhan, bakteri, dan lain sebagainya. Bumi ini mempunyai sumber dara pendukung untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk lainnya. Beberapa sumber daya pendukung yang ada di bumi antara lain adalah air, cahaya matahari, udara atau oksigen, dan lain sebagainya. Bumi menjadi satu- satunya planet yang mempunyai berbagai macam hal- hal yang menunjang atau mendukung jalannya aktifitas kehidupan yang ada di bumi. Sedangkan plenet lain belum atau tidak memilikinya. Maka dari itu planet bumi menjadi satu-satunya planet yang bisa digunakan untuk mendukung kelangsungan hidup makhluk hidup.

Pengertian Rawa-rawa

Rawa- rawa disebut juga dengan rawa adalah daerah rendah yang tergenang air. Pada umumnya permukaan air rawa selalu di bawah lapisan atmosfer bumi atau setara dengan permukaan air laut, sehingga airnya selalu menggenang dan permukaan airnya selalu tertutup oleh tumbuhan- tumbuhan air. Pengertian lain dari rawa adalah lahan yang tergenang pleh air secara ilmiah dan terjadi secara terus menerus atau terjadi secara musiman yang diakibatkan karena drainase yang terhambat serta mempunyai ciri- ciri khusus secara fisika, secara kimiawi, dan juga secara biologis. Ada pula definisi tentang rawa lainnya yakni tanah berlumpur yang terbuat secara alami, atau juga buatan manusia dengan cara mencampurkan air tawar dan juga air laut yang dilakukan secara permanen maupun sementara, termasuk juga daerah laut yang kedalaman airnya kurang dari 6 meter.
Di Indonesia, rawa- rawa seperti ini biasanya terdapat di area perhutanan yang memiliki banyak pohon- pohon besar, lebat, dan juga liar. Terkadang, rawa- rawa ini sulit dibedakan dengan sungai. Terkadang kita menjumpai adanya sungai yang mirip dengan rawa- rawa. Sungai tersebut jika dilihat akan sangat mirip dengan rawa. Jika kita merupakan rang yang awam dengan kenampakan- kenampakan alam yang ada di bumi ini, pastilah kita akan mudah tertipu antara rawa dengan sungai ini. Namun jika kita serigkali mengamati kenampakan- kenampakan alam bumi ini maka kita tidak akan mudah tertipu. Rawa ini mempunyai beberapa ciri khusus yang membedakannya dengan sungai.

Ciri- ciri Rawa

Beberapa ciri rawa akan kita bahas agar kita dapat membedakan yang mana rawa dan yang mana sungai. Yang pasti ciri khusus dari rawa ini menandakan bahwasannya rawa berbeda dengan sungai. Rawa ini mempunyai beberapa ciri khusus. Beberapa ciri khusus dari rawa antara lain:
  • Dilihat dari segi air, rawa memiliki air yang asam dan berwarna coklat, bahkan sampai kehitam- hitaman.
  • Berdasarkan tempatnya, rawa- rawa ada yang terdapat di area pedalaman daratan, namun banyak pula yang terdapat di sekitar pantai.
  • Air rawa yang berada di sekitar pantai sangat dipengaruhi oleh pasang surutnya iar laut.
  • Ketika air laut sedang pasang, maka permukaan rawa akan tergenang banyak, sementara ketika air laut surut, daerah ini akan nampak kering bahkan tidak ada air sama sekali. (baca : manfaat pasang surut air laut)
  • Rawa yang berada di tepian pantai banyak ditumbuhi oleh pohon- pohon bakau, sementara rawa yang berada di pedalaman banyak ditumbuhi oleh pohon- pohon palem atau nipah.
Itulah beberapa ciri khusus yang akan kita temui dari rawa ini. Jika kita menemui daerah dengan ciri- ciri tersebut mungkin saja daerah tersebut adalah rawa- rawa dan bukan sungai yang airnya mengalir dari hulu ke hilir.
Macam- Macam Rawa
Tahukah Anda bahwasannya rawa ini mempunyai bererapa jenis? Ternyata rawa ini mempunyai beragam jenis dan tidak hanya terdiri dari satu jenis saja. Berbagai macam jenis rawa tersebut antara lain dibedakan dari segi kandungan airnya. Dari segi kandungan airnya ini rawa- rawa dibedakan menjadi tiga macam yakni:
  1. Rawa air tawar
Rawa memang terkenal memiliki air yang tawar. Rawa air tawar ini merupakan rawa yang airnya tawar dan airnya tidak mengalami pergerakan. Rawa yang demikian ini biasanya terdapat di area hutan- hutan dengan lokasinya dekat dengan aliran sungai. Air rawa jenis ini mempunyai sifat asam dikarenakan banyak sisa- sisa jasad makhluk hidup yang membusuk.
  1. Rawa air asin
sponsored links
Meskipun lebih dikenal dengan air tawar, namun ternyata ada pula jenis rawa yang mempunyai air yang asin. Rawa yang memiliki air asin ini biasanya terdapat di sekitar pantai. Pada jenis rawa yang demikian ini, air dapat mengalami pergerakan sehingga terjadi pergantian air. Hal ini terjadi karena adanya gelombang laut pasang yang merendam sebagian atau seluruh kawasan rawa. Air rawa jenis ini biasanya tidak terlalu asam seperti jenis rawa yang pertama.
  1. Rawa air payau
Rawa air payau ini merupakan rawa yang memiliki air yang bercampur dari air tawar dan juga air asin. Rawa yang seperti ini biasanya berada di dekat muara sungai dan air rawa ini dapat mengalami pergerakan, sehingga airnya dapat mengalami pergantian. Sama seperti rawa air asin, rawa jenis ini biasanya airnya tidak terlalu asin.

Manfaat Rawa-Rawa

Tahukah Anda, semua jenis dari kenampakan alam ini pasti mempunyai fungsi masing- masing, termasuk juga rawa. Rawa mempunyai berbagai manfaat bagi kehidupan manusia sehari- hari. Beberapa manfaat rawa dapat secara langsung kita peroleh maupun secara tidak langsung. Beberapa manfaat rawa yang dapat kita peroleh antara lain:
  1. Sebagai tempat budidaya jenis- jenis ikan tertentu.
  2. Sebagai tempat budidaya beberapa je is tanaman tertentu seperti anggrek, enceng gondok, dan lain sebagainya.
  3. Sebagai lahan pengganti sawah yang tidak perlu diarili lagi.
  4. Sebagai tempat berkembangnya berbagai keanekaragaman hayati.
  5. Sebagi pengurang polusi dan pencemaran udara.
Bentuk Kenampakan Permukaan Bumi
  1. Planet sistem tata surya di bumi ini mempunyai bentuk bulat dengan pepat di kedua kutubnya. Kutub bumi ini terdiri dari kutub utara dan juga kutub selatan. Sudah banyak hal yang membuktikan bahwasannya bumi ini mempunyai bentuk yang bulat. Selain itu, bumi ini mempunyai kenampakan alam yang tidak rata. Jika kita memperhatikan hal- hal yang ada di bumi, maka kita akan menjumpai perairan dan juga daratan. Maka dari itu jika kita melihat gambar bumi dari kejauhan, kita akan menemukan bumi berwarna biru dengan mempunyai berbagai corak, seperti warna putih dan terkadang hijau ataupun coklat.
  2. Warna- warna yang berbeda inilah yang menggambarkan bahwa kenampakan permukaan struktur bumi beragam macamnya. Warna biru yang dominan pada permukaan bumi adalah perairan, seperti samudera, laut, danau, sungai, dan lain segainya. Warna hijau di permukaan bumi menggambarkan pepohonan dan jga tumbuh- tumbuhan lainnya seperti padang rumput dan lain sebagainya. Warna putih menggambarkan pasir- pasir pantai dan juga ombak- obak dari lautan. Sedangkan warna coklat ini menggambarkan daratan yang dihuni oleh manusia, seperti pemukiman penduduk dan lain sebagainya. Secara garis besar, bentuk kenampakan alam yang ada di bumi ini terdiri dari dua macam, yakni daratan dan juga perairan. Dan yang paling dominan di bumi ini adalah bentuk perairan daripada daratan.
  3. Daratan di bumi terbagi menjadi beberapa jenis atau macam. Ada yang berbentuk dataran tinggi dan ada yang berbentuk dataran rendah. Dataran tinggi di bumi meliputi perbukitan, gunung, tebing, dan lain sebagainya. Sementara dataran rendah di bumi meliputi jurang, lembah, dan lain sebagainya. Berbagai macam bentuk dari daratan inilah yang membuat bumi ini semakin kaya raya dengan berbagai sumber kekayaan yang dimilikinya. Karena beragam bentuk daratan ini pula bumi ini memiliki beragam jenis tanaman dan juga beragam jenis hewan atau binatang dan lain sebagainya. Di daratan ini pula manusia hidup dan menjalani aktivitasnya sehari- hari. Sehari- hari ini hidup di wilayah daratan yang landai dan tentu saja yang jenis jenis tanahnya dapat didirikan bangunan. Manusia juga mengolah daratan untuk ditanami tanaman- tanaman yang bermanfaat seperti sayuran, buah- buahan, dan lain sebagainya. Di tangan manusia daratan dapat diolah menjadi tempat yang memiliki bermacam- macam kegunaan.
    Sponsors Link
Bentuk kenampakan bumi yang lainnya selain daratan adalah bentuk perairan. Perairan ini adalah sisi lain dari daratan. Perairan ini luasnya lebih besar daripada daratan, sehingga memang mayoritas bumi kita ini memiliki perairan daripada daratan. Perairan di bumi ini jenisnya juga ada bermacam- macam, ada perairan asin dan juga ada perairan tawar. Perairan asin contohnya adalah samudera dan juga lautan. Perairan asin ini mempunyai ukuran yang relatif luas dan bahkan sangat luas.
Hal ini karena samuderah dan juga lautan yang manyoritas menutupi permukaan bumi ini mempunyai air yang terasa asin. Sementara untuk perairan air tawar ini bentukannya tidak seluas dengan perairan air asin dan biasanya keberadaannya di tengah- tengah daratan. Contoh dari perairan air tawar ini antara lain adalah sungai, danau, rawa, dan lain sebagainya. Adanya perbedaan dari kedua air ini juga menadakan bahwasannya ada keragaman dari suatu jenis makhluk hidup. Salah satu contohnya adalah mengenai hewan atau binatang. Binatang air laut atau air asin ini akan berbeda dengan binatang- binatang air tawar. Pada kesempatan kali ini kita akan mebahas lebih lanjut mengenai salah satu jenis dari perairan yakni rawa- rawa.

mencintai danau




Hasil gambar untuk danau


Danau adalah cekungan besar di permukaan bumi yang digenangi oleh air bisa tawar ataupun asin yang seluruh cekungan tersebut dikelilingi oleh daratan. Kebanyakandanau adalah air tawar dan juga banyak berada di belahan bumi utara pada ketinggian yang lebih atas.

Sebuah danau periglasial adalah danau yang di salah satunya terbentuk lapisan es, "ice cap" atau gletser, es ini menutupi aliran air keluar danau.
Istilah danau juga digunakan untuk menggambarkan fenomena seperti Danau Eyre, di mana danau ini kering di banyak waktu dan hanya terisi pada saat musim hujan. Banyak danau adalah buatan dan sengaja dibangun untuk penyediaan tenaga listrik-hidro,rekreasi (berenangselancar angin, dll), persediaan air, dll.
Finlandia dikenal sebagai "Tanah Seribu Danau" dan Minnesota dikenal sebagai "Tanah Sepuluh Ribu Danau". Great Lakes diAmerika Utara juga memiliki asal dari zaman es. Sekitar 60% danau dunia terletak di Kanada; ini dikarenakan sistem pengaliran kacau yang mendominasi negara ini.
Di bulan ada wilayah gelap berbasal, mirip mare bulan tetapi lebih kecil, yang disebut lacus (dari bahasa Latin yang berarti "danau"). Mereka diperkirakan oleh para astronom sebagai danau.
Berdasarkan proses terjadinya, danau dibedakan :
  1. danau tektonik yaitu danau yang terbentuk akibat penurunan muka bumi karena pergeseran / patahan
  2. danau vulkanik yaitu danau yang terbentuk akibat aktivitas vulkanisme / gunung berapi
  3. danau tektovulkanik yaitu danau yang terbentuk akibat percampuran aktivitas tektonisme dan vulkanisme
  4. danau bendungan alami yaitu danau yang terbentuk akibat lembah sungai terbendung oleh aliran lava saat erupsi terjadi
  5. danau karst yaitu danau yang terbentuk akibat pelarutan tanah kapur
  6. danau glasial yaitu danau yang terbentuk akibat mencairnya es / keringnya daerah es yang kemudian terisi air
  7. danau buatan yaitu danau yang terbentuk akibat aktivitas manusia

Danau terkenal

  • Danau terbesar di dunia adalah Laut Kaspia. Dengan luas permukaan 394.299 km², ia memiliki wilayah yang lebih besar dari enam danau terbesar berikut digabungkan menjadi satu.
  • Danau air tawar terbesar, dan kedua terbesar adalah Danau Superior dengan luas permukaan 82.414 km².
  • Danau terdalam adalah Danau Baikal di Siberia, dengan kedalaman 1.741 meter (5.712 kaki).
  • Danau tertinggi yang dapat dinavigasi adalah Danau Titicaca, pada ketinggian 3.821 m di atas permukaan laut. Dia juga merupakan danau terbesar kedua di Amerika Selatan.
  • Danau terendah di dunia adalah Laut Mati, pada 396 m (1.302 kaki) di bawah permukaan laut. Dia juga merupakan danau yang memiliki konsentrasi garam paling tinggi.
  • Pulau terbesar di tengah danau air tawar adalah Pulau Manitoulin di Danau Huron, dengan luas permukaan 2.766 km².
  • Danau terbesar yang terletak di pulau adalah Danau Nettiling di Pulau Baffin.
  • Danau Toba di pulau Sumatra kemungkinan terletak di kawah gunung berapi pasif terbesar di dunia

manfaat flora dan fauna bagi kita

Manfaat flora dan fauna di Indonesia bagi kehidupan manusia


Indonesia merupakan Negara yang memiliki sumber daya alam hayati yang tinggi dan terbesar di siluruh plosok tanah air. Kekayaan sumber daya alam hayati menjadi tumpuan baru bagi pembangunan nasional selain penggunaan sumber daya alam tak terbarukan seperti minyak bumi dan gas.
Upaya pemanfaatan sumber daya alam tercantun dalam UUD 1945, khususnya Pasal 33 ayat (3) yang berbunyi “bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan digunakan untuk sebesar besarnya kemakmuran rakyat”.      
Keberadaan flora dan fauna tak dapat dipisahkan didalam kehidupan manusia. Tumbuhan dan hewan mempunyai manfaatnya yang besar bagi kehidupan manusia. Ada saling ketergantungan antara tumbuhan, hewan dan manusia untuk kelangsungan hidup mereka masing-masing. Sebagian hewan mempunyai andil bagi pertumbuhan dan persebaran tumbuhan. Binatangpun hidup dari tetumbuhan juga. Bahkan binatang karnivora, seperti harimau misalnya, sesungguhnya bergantung pada tumbuhan karena makanannya terdiri dari binatang herbivora yang hidupnya dari tetumbuhan.
Ketergantungan flora dan fauna pada manusia adalah dalam upaya perkembangbiakan, persebaran, dan pelestariannya. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia memanfaatkan flora dan fauna untuk berbagai tujuan.
Papua menjadi penyumbang utama keanekaragaman hayati Indonesia baik dalam tingkat keragamanannya maupun keendemikannya. Diperkirakan ada 602 jenis burung, 223 jenis mamalia, 223 jenis reptil dan 1030 jenis tumbuhan hidup di belantara Papua. Ada lebih dari tiga lusin spesies dalam keluarga Paradisaeidae, atau lebih dikenal dengan bird of paradise. Di Indonesia kita menyebutnya dengan burung cendrawasih.
Ø  Manfaat fauna bagi manusia
1. Hewan sebagai bahan pangan (makanan), hewan-hewan yang biasa dijadikan bahan makanan terutama daging, susu, dan  telurnya misalnya ayam, kambing, sapi, domba, kerbau, burung
2. Hewan sebagai bahan sandang (pakaian), bahan pakaian (baju, sepatu, sandal, ikat pinggang, tas) banyak yang diambil dari hewan tertentu seperti ulat sutera, kulit kambing, kulit kerbau, kulit sapi.
3. Hewan sebagai bahan obat-obatan, misalnya badak, harimau, cacing, kadal, biawak, ular, kelelawar dan sebagainya.
4. Hewan sebagai bahan perhiasan dan kerajinan, misalnya ular, buaya, kerang, penyu, kupu-kupu, gajah, burung, sapi, kerbau dan kambing.
5. Hewan yang digunakan untuk membantu pekerjaan manusia, kuda, kerbau, sapi, anjing, keledai, unta, burung merpati, lumba-lumba, dan gajah.
6. Hewan yang digunakan untuk percobaan/penelitian, misalnya kelinci, tikus, domba, monyet, lalat buah, nyamuk, dan marmut.

Ø  Manfaat flora bagi Manusia
       Indonessia 70% merupakan paru-paru dunia, sangat banyak spesies tumbuhan yang ada di Indonesia. Tentu saja beberapa jenis tumbuhan di Indonesia ini memiliki manfaat dan khasiat tersendiri.
1. Sebagai bahan makanan, banyak makanan dan sayuran yang kita makan berasal dari tumbuhan seperti padi, jagung, ketela pohon, ubi, buah-buahan dan sayuran.
2. Sebagai bahan untuk membangun rumah dan perabot rumah tangga, tumbuhan tententu sering dijadikan sebagai bahan untuk membuat bangunan, alat rumah tangga, perabot bahkan kendaraan.
3. Bahan pembuat kain untuk keperluan membuat pakaian atau kain seperti rami, serat kayu tertentu.
4. Bahan pembuat obat, tumbuhan seperti kunyit, brotowali, kumis kucing, sereh, sirih, jahe, temulawak, jambu batu, mengkudu, dan sebagainya.
5. Sebagai penghasil oksigen, banyak tumbuhan di tanam di lingkungan sekitar, sehingga kita merasakan kesejukan yang ditimbulkan oleh oksigen dari tumbuhan yang berfotosintesis.
6. Penyerap karbondioksida, udara yang mengandung karbondioksida  diserap oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis sehingga udara  menjadi lebih segar.
Contoh flora dan fauna di indonesia yang di gunakan sebagai obat :

Tempuyung (Sonchus arvensis L) termasuk tanaman terna menahun yang biasanya tumbuh di tempat-tempat yang ternaungi. Daunnya hijau licin dengan sedikit ungu, tepinya berombak, dan bergigi tidak beraturan. Di dekat pangkal batang, daun bergigi itu terpusar membentuk roset dan yang terletak di sebelah atas memeluk batang berselang seling. Daun berombak memeluk batang inilah yang berkhasiat menghancurkan batu ginjal. Di dalam daun tersebut terkandung kalium berkadar cukup tinggi. Kehadiran kalium dari daun tempuyung inilah yang membuat batu ginjal berupa kalsium karbonat tercerai berai, karena kalium akan menyingkirkan kalsium untuk bergabung dengan senyawa karbonat, oksalat, atau urat yang merupakan pembentuk batu ginjal. Endapan batu ginjal itu akhirnya larut dan hanyut keluar bersama urine. Untuk menggunakannya sebagai obat diperlukan lima lembar daun tempuyung segar. Setelah dicuci bersih, daun diasapkan sebentar. Daun tersebut dimakan sekali habis sebagai lalap bersama nasi. Dalam sehari kita bisa memakan lalap itu sebanyak tiga kali.



Hiu
Hewan ini belakangan diketahui memiliki kandungan senyawa yang sering disebut squalamine,  senyawa ini dikatakan mampu melawan berbagai virus mulai dari hepatitis A dan B sampai dengan penyakit kuning. Selain itu kandungan senyawa ini juga bermanfaat untuk melawan beragam penyakit kanker dan juga penyakit mata serta diabets.

Namaun perusakan hutan dan perburuan liar oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab membuat keberadaan flora dan fauna di Indonesia terancam kepunahan. Mari kita sebagai Warga Negara Indonesia yang baik lestarikan flora dan fauna alam Indonesia !!!






menjaga lingkungan air

    



                  



AIR UNTUK KITA 



Hasil gambar untuk MENJAGA LINGKUNGAN AIR




                                               AIR ADALAH SUMBER KEHIDUPAN
Mengenal manfaat air yang paling dekat adalah dalam kehidupan sehari-hari kita. Aktivitas minum. Air yang sehat adalah komponen penting bagi asupan tubuh kita. “Apa yang pertama kali kita lakukan saat membuka mata pagi hari? Cobalah minum segelas air.”
Kesegaran yang terasa saat air membasuh kerongkongan hingga mengalir ke pencernaan. Tanpa terasa minum air menjadi cara mengembalikan cairan yang dipergunakan untuk metabolisme tubuh. Cairan tubuh menjadi seimbang. Bahkan air menjadi unsur vital dalam menjaga kesehatan ginjal kita. Sekedar menengok data penderita ginjal di Indonesia sendiri mencapai 400 per satu juta penduduk. Angka yang tak boleh dibilang kecil! Seandainya ginjal merupakan sebuah mesin, maka air adalah bahan bakarnya. Terbayangkan, seberapa penting air bagi tubuh kita?

Itu hanya salah satu contoh pentingnya air dalam kehidupan kita untuk skala kecil. Maksudnya skala tubuh kita. Terbayangkah peran air bagi kehidupan di bumi? Seberapa besar peran air bagi lingkungan?

Beberapa pertanyaan yang tentu sangat mudah menjawabnya. Bahwa setiap makhluk hidup tak lepas dari ketergantungan akan air. Air bersih. Hewan, tumbuhan, hutan, gunung, sungai serta manusia dan segenap makhluk hidup bergantung salah satu unsur kehidupannya pada air.

AIR HARUS DILESTARIKAN

Melihat faktanya, bumi kita didominasi lapisan air. Data National Geographic menyebutkan bahwa dari total air di Bumi, ada 97,5 persen adalah air asin. Sedangkan sisanya, 2,5 persen adalah air tawar. 2/3 dari air tawar tersebut terdiri atas lapisan es, gletser dan salju. Sisanya barulah air permukaan dan air tanah. Air tanah yang digunakan untuk mencukupi kebutuhan kita. Tentu saja air tanah itu harus tetap dipertahankan masa umurnya di tanah agar bisa tetap menjadi cadangan air untuk kehidupan kita. Mengapa demikian?

Pada proses alamiahnya, air memiliki system sirkulasi alami yang menjaga keberadaannya tetap lestari. Mulai dari air laut yang mendominasi 97,5 air asin di laut, lalu berproses hingga kembali ke laut. Sirkulasi air dari air laut, berputar melalui siklus awan, kondensasi menjadi curah hujan lalu turun ke bumi meressap ke dalam tanah dan kembali ke laut. Sirkulasi alami ini tak boleh putus. Air tak bertambah. Seberapa besar air yang ada di dalam tanah dan ‘bertahan’ lebih lama adalah air yang bisa digunakan untuk kebutuhan kita. Mencukupi di saat kemarau dan tak berlebih di saat hujan. Prinsipnya adalah bagaimana kita melestarikan air dan tidak merusak system sirkulasi alaminya. Tentu dengan mempertahankan habitat yang diperlukan oleh air untuk tetap bertahan sebagai air tanah. Lalu bagaimana cara pelestariannya? Apa peran dan fungsi pelestarian air?

Cara Pelestarian Air

Kalau kita sempat mampir ke Waduk Pluit di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, telah berwajah baru, setelah pemerintah DKI Jakarta membenahinya. Waduk yang dulunya dipenuhi oleh pemukiman liar. Rehabilitasi waduk bertujuan untuk mengembalikan fungsi penggunaannya. kemampuan daya tampung terhadap peningkatan debit air dilakukan. Pembersihan meningkatkan kualitas air yang sebelumnya banyak tercemar dan terjadi pendangkalan.

Langkah mengembalikan fungsi dan sarana itu merupakan upaya untuk melestarikan air dengan fungsi menampung dan mempertahankan air untuk kebutuhan. Lingkungan menjadi lebih hijau dengan tanaman yang sengaja ditanam untuk mengikat air agar tidak langsung mengalir menuju laut. Tanaman hijau itu juga sangat berfungsi menahan laju air agar tidak membawa sedimen-sedimen yang akan membawa efek abrasi dan tentu juga pendangkalan waduk.

Pelestarian air mengandung pengertian melindungi sumber-sumber air. Sumber air kecuali adalah mata air, juga di sekitar kita terkait sumur, danau, sungai dan lain-lain. Tentu air disini adalah air yang berkualitas dan bisa digunakan untuk mencukupi segala kebutuhan kita. Memanfaatkan air dengan benar adalah cara bijak kita dalam upaya melestarikan air. Upaya itu dapat dilakukan dengan upaya-upaya dalam kegiatan keseharian kita di rumah. Sebagai contoh kecil seperti:

- Menampung air hujan untuk dimanfaatkan menyiram tanaman, mencuci kendaraan.
- Perangkat kamar mandi menggunakan shower, bukan berendam ataupun bak mandi yang mengakibatkan banyak air yang terbuang. Dengan shower air bisa digunakan sesuai keperluan mandi kita. Hemat. Catatan, bahwa membiarkan air mengucur selama 4 menit akan membuang 20-40 galon air.
- Memastikan pipa-pipa air maupun keran air tidak bocor. Kebocoran membuat air banyak terbuang. Satu tetes air perdetik yang bocor setahun akan terkumpul menjadi 2700 galon air per tahun.
- Gunakan air minum dan es batu bekas untuk hewan maupun pemeliharaan tanaman.
- Tidak mencairkan bahan makanan beku menggunakan air, namun cukup dengan mengeluakannya dari pendingin lebi awal.
- Air bekas cucian buah-buahan, sayuran dapat ditampung dan dipergunakan untuk kebutuhan menyiram tanaman.
Cara pelestarian air seperti itu bukan hanya dapat dilakukan oleh warga, namun juga instansi-instansi swasta maupun pemerintahan. Hal ini sebagai wujud tanggungjawab melestarikan air ada di pundak kita semua. Seperti yang telah dilakukan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) RI, yang telah menciptakan sistem air daur ulang dalam upaya melestarikan air. Melalui sistem daur ulang tersebut, air yang telah digunakan, tidak dibuang percuma, namun digunakan untuk kebutuhan lain seperti mencuci mobil, menyiram tanaman dan lain-lain.

Peran Pelestarian Air

Mengingat pentingnya melestarikan ketersediaan air maka banyak hal bisa kita lakukan, sebagai salah satu yang turut bertanggungjawab terhadap pelestarian air. Peran dalam pelestarian telah banyak dilakukan orang. Sebut saja Pak Mukarim, yang menggagas ‘Sabuk Hijau Pasuruan’ dengan mangrove yang ditanamnya bertahun-tahun di lokasi tempat tinggalnya sebagai nelayan. Kegigihan dari buah kesadaran akan pentingnya menanam mangrove jenis Rizhopora apiculata yang berguna untuk melindungi kampungnya di Penunggul Desa Nguling, Kabupaten Pasuruan dari genangan lumpur akibat abrasi pantai. Bukan itu saja Mukarim juga melakukan penanaman pohon di lahan tanah seluas 120 hektar. Kesadaran tentang penghijauan merupakan upaya pelestarian lingkungan untuk mengamankan sumber-sumber air tanah yang lestari.

Peran yang sama saya lihat di Pulau Harapan Kepulauan Seribu. Hutan mangrove yang melindungi pulau kecil berpenduduk minim itu menjadi sarana penting terhadap abrasi pantai. Fenomena lainnya ada di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu. Sebuah hutan mangrove dikembangkan dan dirawat dengan baik disana. Memang belumlah besar, namun dampak kesadaran menciptakan hutan mangrove menjadi hal yang utama. Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk melestarikan ketersediaan air?
Keseimbangan dalam penggunaan air perlu dipahami oleh masyarakat. Bahwa setelah air diambil, harus dipikirkan cara untuk mengembalikannya. Langkah Konservasi air banyak dilakukan dengan berbagai cara. Pengelolaan drainase yang benar. Mempertahankan keberadaan lahan hijau / reboisasi yang sangat membantu ketersediaan air. Artificial recharge, yakni memasukkan air di permukaan tanah dengan teknik resapan buatan, seperti sumur resapan, waduk-waduk ataupun biopori. Semakin banyak Artificial recharge maka akan berdampak pada peningkatan permukaan air tanah dan meningkatkan cadangan air.
Fungsi Pelestarian Air

Patut diketahui adalah bahwa pemanfaatan air tanah adalah langkah kedua setelah pengelolaan air permukaan dengan benar. Baik itu dari jumlah debit, pencegahan pencemaran, maupun penggunaan air untuk kebutuhan air minum. Tentu pelestarian air dilakukan adalah karena fungsinya dalam pemenuhan kebutuhan warga akan air yang berkualitas. Kualitas air yang memadai maka baru bisa difungsikan untuk kebutuhan kita. Air sehat dan bersih.

Air sehat dan bersih yang harus dijaga. Di negeri Barat air publik saking terjaga dan diolah segi higienisnya, maka bisa menjadi air minum. Bahkan tak perlu memasaknya. Nah, pentingnya menjaga air dengan selalu bersih bisa dilakukan dengan beragam upaya, seperti menjaga kebersihan lingkungan, meminimalkan ponggunaan bahan kimia. Jika membuang bahan kimia mesti dengan benar, tidak membuangnya ke sungai. Memanfaatkan air dengan bijak serta melakukan penanaman pohon.

AQUA MELESTARIKAN SUMBER DAYA AIR

Sedemikian pentingnya air bagi kehidupan manusia, membuat air adalah harta yang dikuasai Negara untuk digunakan demi kemakmuran rakyat, seperti termaktub pada pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Mitra Negara dalam hal ini, melibatkan peran warga negaranya melalui perusahaan pengelolaan yang tentu dikendalikan oleh Negara melalui aturan-aturannya.

Grup Aqua sebagai salah satu perusahaan pengelola air, turut dipercaya mengelola sumber daya air (SDA). Grup Aqua yang berdiri sejak 1973 oleh pengusaha bernama Tito Utomo, memulai usahanya dengan PT Golden Mississippi. Dalam perkembangannya nama perusahaan berubah menjadi PT Aqua Golden Mississippi. Saat ini Grup Aqua terdiri dari PT Aqua Golden Mississippi, PT Tirta Investama dan PT Tirta Sibayakindo. Hingga pada 1998 terjadi aliansi strategis PT Tirta Investama dengan DANONE, sebuah kelompok usaha multinasional.

Grup Aqua mengelola sumber daya air merujuk pada Undang-Undang No 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air dan Peraturan Pemerintah No 42 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air.
Sehubungan dengan pengelolaan SDA, Grup Aqua menjalankan program kemitraan dengan melibatkan pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta masyarakat setempat. Sebagai contoh Aqua mengembangkan program-program pertanian berkelanjutan bersama dengan masyarakat untuk memastikan bahwa selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, juga menjaga sumber daya air dari pencemaran kimia. Selain itu juga merehabilitasi infrastruktur irigasi sehingga pengelolaan air untuk pertanian menjadi efesien.
40 tahun berdiri, Grup Aqua memiliki 17 pabrik yang tersebar di wilayah Indonesia dan telah difungsionalkan. Ditambah satu mini plant Legos di Sukabumi. Sumber air yang digunakan adalah sumber air alami pegunungan yang mengalir sendiri (mountain self-flowing spring) dengan pertimbangan bahwa air bahan baku mengandung komposisi mineral alami.
Dalam upaya menyelaraskan usaha, masyarakat dan lingkungan, AQUA sejak 2006 telah menciptakan AQUA LESTARI Lestari sebagai payung inisiatif keberlanjutan Grup Aqua yang diwujudkan dalam program-program sosial lingkungan dari hulu ke hilir. Aqua Lestari memiliki 4 pilar, yakni: Pelestarian Air dan Lingkungan, Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Praktik Perusahaan Ramah Lingkungan dan Pengelolaan Distribusi Produk.
1. Pelestarian Air dan Lingkungan
Pelestarian air dan lingkungan merupakan upaya perusahaan menjaga kualitas dan kuantitas air, baik untuk bisnis maupun lingkungan.Ada Kebijakan DANONE AQUA terhadap perlindungan Sumber daya air. Kebijakan ini menjadi dasar dari program-program pelestarian air dan lingkungan berbasis pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dari hulu ke hilir. Programnya meliputi, pendidikan lingkungan hidup, penanaman pohon, sumur resapan, perbaikan saluran irigasi, penelitian sumber daya air dan lain-lain.